https://idea.gov.bd/

https://revistas.unicerp.edu.br/

Tes kesehatan wajib untuk mama (3-end)

Tes kesehatan wajib untuk mama (3-end)

Test kadar gula darah puasa
APA ITU: Tes untuk mendeteksi diabetes.

APA YANG DIPERIKSA: Kadar gula darah Anda setelah
delapan jam berpuasa.

SIAPA YANG PERLU: Wanita yang punya riwayat keluarga menderita diabetes,  tekanan darah tinggi, atau kelebihan berat badan (ya, termasuk  selama atau sesudah hamil). Mereka yang didiagnosa menderita diabetes selama kehamilan berpeluang hampir 50% untuk menderita diabetes Tipe 2 kelak. Bila Anda didiagnosa menderita diabetes, ini harus dikendalikan melalui kombinasi pengaturan makanan, olahraga, dan, bila perlu, disuntik insulin.

SEBERAPA SERING HARUS PERIKSA? Kebanyakan wanita harus dites pada usia 40 tahun, dan dilanjutkan setiap tahun atau dua tahun setelahnya. Tapi bila Anda mempunyai faktor-faktor risiko, umumnya dokter akan menganjurkan mulai dipantau sekitar usia 30 tahun.

BILA SUDAH TAHU  BERISIKO TINGGI? Bila Anda menderita diabetes, mintalah dokter untuk melakukan tes darah (A1C), yang mengukur persentase glukosa yang  ‘menempel’ pada sel-sel darah merah dalam aliran darah.  Bila kadar A1C  di atas tujuh persen, risiko  mengalami komplikasi dari  diabetes akan jauh lebih tinggi.

Tes kepadatan tulang
APA ITU: Tes untuk mendeteksi adanya osteoporosis, penyakit yang menyerang sekitar delapan juta wanita Amerika setiap tahun dan terjadi saat tulang menjadi tipis dan rapuh.

APA YANG DIPERIKSA: Kepadatan tulang, menggunakan mesin dual energy photon absorptiometer atau DEXA.

SIAPA YANG PERLU? Normalnya, tidak direkomendasikan sampai  wanita  menopause. Tapi minta dokter untuk memantau struktur tulang pada usia 35 tahun bila Anda memiliki riwayat keluarga menderita osteoporosis, menjalani pengobatan kelenjar gondok, atau menggunakan steroid untuk mengobati asma atau bahkan eksim. “Ini bisa mempercepat berkurangnya kepadatan tulang,” tutur Melba Ovalle, M.D., Ketua Osteoporosis Centers of America di Chicago dan Orlando.

Masalah ini bisa disebabkan Anda  menyusui. Bila Anda kekurangan asupan kalsium pada saat ini, tubuh  mengambilnya dari tulang Anda untuk diberikan pada bayi. Bila hasil pemantauan menunjukkan penipisan tulang lebih dini (osteopenia), dokter Anda akan merekomendasikan tindakan preventif, bervariasi dari melakukan latihan fisik dengan pembebanan (jalan, jogging, lari, senam aerobik,
dan sebagainya), minum suplemen kalsium, sampai minum obat yang membantu mencegah penipisan tulang lebih lanjut.

SEBERAPA SERING HARUS PERIKSA? Ini tergantung dari hasil tes. Bila Anda tidak mempunyai tanda-tanda osteoporosis dini, mungkin tidak perlu diperiksa lagi sampai usia menopause nantinya.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia